Breaking News

MTI NTB: Usulkan PO Damri Menambah Trayek Baru Di Pulau Sumbawa


Mataram NTB (ErakiniNews.Com), - Masyarakat Transportasi Indonesia Nusa Tenggara Barat (MTI NTB) MTI Nusa Tenggara Barat yang di ketua Iwan P Balukea berharap ada pembukaan trayek baru dan penambahan frekuensi di wilayah Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Dengan adanya trayek baru dan penambahan frekuensi yang dibuat oleh Perum DAMRI menurut iwan dipastikan minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi darat berupa bus umum akan semakin bertambah.

Selain itu sebaran angkutan umum dari DAMRI yang merata sampai ke daerah terpelosok mengartikan pemerintah hadir untuk melayani masyarakat di bidang transportasi."Imbuhnya.

" Seperti di jalur menuju kecamatan Pekat kabupaten dompu yang saat ini dilayani oleh satu perusahaan otobus saja, itupun sesuai pengamatan kami dari MTI NTB tidak layak untuk dijadikan armada angkutan umum mengingat keselamatan penumpang harus diutamakan."Ujarnya.

Di desa Doropeti kecamatan Pekat terdapat Pabrik Gula terbesar di Asia Tenggara, jumlah karyawan nya yang membutuhkan moda transportasi darat cukup banyak, tentunya juga masyarakat umum di seluruh kecamatan Pekat.

Di kecamatan Hu’u kabupaten Dompu yang merupakan destinasi pariwisata level dunia yaitu pantai Lakey sebagai sport tourism khusus surfing kelas internasional dan juga terdapat tambang emas Vale yang sedang dihandle oleh anak perusahaannya yaitu Sumbawa Timur Mining juga merupakan peluang bagi Perum DAMRI untuk membuka trayek baru.

Di pulau Lombok, MTI NTB berharap kepada Perum DAMRI pada rute ke Sembalun - Gunung Rinjani ditambah, yaitu rute Mataram, Bangsal dan Sembalun pulang pergi (round-trip). 

Trayek ini sangat potensial, mengingat Gunung Rinjani merupakan daerah tujuan pariwisata dengan situs geologi adalah seperti Geopark yang memukau dunia.

Diharapkan Perum DAMRI membuka trayek-trayek baru khususnya yang bisa mensupport destinasi wisata yang ada di Nusa Tenggara Barat."Lanjutnya.

Selama ini masyarakat memilih menggunakan sepeda motor dikarenakan tidak ada pilihan moda transportasi yang disediakan Pemerintah. Dengan ada trayek baru dan penambahan frekuensi para wisatawan bisa aman, cepat dan nyaman mencapai tujuan wisata yang diinginkan. Tutup iwan (*)

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close