ErakiniNews.Com | Dompu - PT Bank NTB Syariah Cabang Dompu menyatakan keinginannya untuk segera membuka kantor unit di wilayah Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Langkah ini bertujuan membantu masyarakat dalam mengakses layanan perbankan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Pimpinan Cabang Bank NTB Syariah Kabupaten Dompu, Wawan Supryadi, mengatakan rencana tersebut sedang dipersiapkan secara matang.
“Kami ada rencana membuka kantor unit di Hu’u. Rencananya, perangkat kantor unit Kempo akan kita pindahkan ke Hu’u. Untuk pelayanan di Kempo masih bisa dijangkau oleh layanan kantor unit Manggelewa,” katanya, Rabu, 4 Maret 2026.
Menurut Wawan, saat ini pihaknya tengah mencari lokasi yang representatif untuk kantor unit di Hu’u. Apabila lokasi sudah tersedia dan kantor disiapkan, kehadiran unit tersebut diyakini akan sangat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan perbankan secara lebih mudah dan efisien.
Ia menilai Kecamatan Hu’u kini menjadi salah satu wilayah yang sedang tumbuh dan berkembang, terutama dengan adanya aktivitas perusahaan tambang yang mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Kendati demikian, Wawan mengakui rencana pemindahan kantor unit tersebut tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Pasalnya, kontrak kantor Unit Kempo telah diperpanjang hingga dua tahun ke depan.
Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Dompu, Ahwan Hadi, juga mendorong pemerintah daerah untuk memperluas infrastruktur ekonomi, khususnya di kecamatan yang belum memiliki lembaga keuangan perbankan.
Di Kabupaten Dompu, tercatat tiga kecamatan yang belum memiliki kantor perbankan, yakni Hu’u, Pajo, dan Kilo.
Kehadiran perbankan dinilai penting untuk meningkatkan inklusivitas layanan keuangan serta mempermudah transaksi masyarakat tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan akibat jarak tempuh yang jauh menuju kantor bank.
Dengan rencana pembukaan kantor unit di Hu’u, diharapkan akses layanan keuangan masyarakat semakin luas dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
E_01

0 Komentar